Ini tentang aku dan impianku yang terpendam. Impian yang sedikit demi sedikit mulai kuwujudkan. Perlahan. Memiliki toko hijab hasil kreasiku sendiri. Impian yang kelak akan kuwujudkan sembari tetap menjalankan komitmenku.
Menjadi ibu. Sejak awal itulah komitmenku. Suatu profesi yang jarang diminati generasi milenial. Profesi yang selalu dipandang sebelah mata. Padahal, inilah satu profesi mulia yang akan mengantarkan wanita ke jannahNya.
Meskipun surga balasannya, tetapi sedikit sekali yang mengambil profesi ibu secara penuh. Kebanyakan memilih menjadi ibu paruh waktu. Separuh untuk keluarga dan anak, separuh untuk kerja. Bahkan parahnya keluarga kerap dapat porsi waktu yang lebih sedikit.
Nah, karena itulah aku ingin menjadi anomali. Menerjang arus. Menjadi ibu secara utuh tetapi masih bisa melakukan passionku, menjahit dan merintis toko hijabku. Bismillah. Aku pasti sanggup.
"Kalau orang lain bisa melakukannya kenapa aku tidak. Banyak orang yang sukses mengembangkan bisnisnya dari dalam rumahnya tanpa mengganggu aktivitasnya sebagai ibu dan istri. Pokoknya aku harus bisab" begitulah aku mensugesti diri sendiri.
Sampai kemarin aku mendapatkan satu lagi amunisi dari teman SMAku di akun facebook. Dalam sebuah postingan ia seakan memberikan bara api yang baru untukku.
Kesenangan menjahit kumulai sejak lulis SMA. Aku belajar otodidak dari buku kursus menjahit ibuku. Dulu, ibu pernah kursus menjahit dan berhasil membeli mesin jahit dari hasil keringatnya sendiri. Konon mesin jahit ibuku lebih tua dari umurku. Dan sampai sekarang mesin jahit itu masih bisa dipakai.
Aku praktek menjahit dengan baju-baju bekas. Karena memang keterbatasan uang untuk membeli kain. Sampai bertahun-tahun hobi menjahit hanya menjadi hobi. Sampai setahun aku mulai menekuni kembali menjahit.
Mulailah aku mengikuti berbagai grup menjahit via fb maupun wa. Dan, berkat ikut kelas menjahit via wa, kini aku sudah bisa pola baju yang memang enak di pakai. Satu dua tiga teman juga mulai minta dijahitkan. Aku fokus menjahit gamis dan khimar. Makanya aku ingin memiliki toko hijabku sendiri. Toko yang akan menampung semua hasil kreasiku.
Bisnis kecilku mulai kurintis dari membuat brand hijabku sendiri. Membuat akun instagram dan promosi via wa. Alhamdulillah mulai ada yang tertarik memesan produk khimarku.
Untuk ke depannya aku ingin membuka lapakku di situs belanja biar jangkauannya lebih luas, seperti Blibli.com. Aku sendiri sudah punya akunnya cuma memang belum punya barang yang ready stok. Terhalang modal. So, masih pre order.
Setahun berlalu tetapi bisnis kecil-kecilanku tidak berkembang. Masih stag di situ situ saja. Memang sih ada beberapa hal yang menghambat laju bisnis kecilku, diantaranya rasa malas produksi. Bawaan orok membuatku malas menjahit. Maklumlah lagi hamil. Sampai tulisan ini dibuat, bayiku sudah lahir dan aku belum memegang mesinku. Aktivitas mengurus bayi ternyata menguras energi.
Kurangnya networking juga berpengaruh dalam menarik orang untuk membeli. Apalagi aku kan tipenya introvert jadi susah susah gampang menarik seseorang. So aku biasanya mengandalkan adekku tersayang dalam hal pemasaran. Ibarat kata aku tuh orang yang always di belakang layar.
Aku tahu dua hal di atas sangat-sangat menghalangi cita-citaku. Maka dari itu aku berusaha untuk mengubahnya perlahan. Aku harus bisa memanajemen waktuku lagi. Memang cita-cita dan impian itu harus diupayakan dengan maksimal kalau tidak ya ia akan tetap menjadi mimpi yang indah.
So, saatnya action. Bismillah.
Sabtu, 23 Februari 2019
Senin, 18 Februari 2019
Misteri Jodoh
Sudah lama tak singgah di blog kecilku ini. Lama rasanya seperti lamanya menunggu jodoh.
Bicara soal jodoh. Memang jodoh itu misteri. Kita tidak tahu kapan ia datang. Datang tanpa mengetuk. Dan ketika ia datang, samua berjalan begitu mulus. Aral melintang tentu ada namun semua terasa mudah. Itulah ajaibnya. Seperti pertemuanku dengan jodohku yang sekarang jadi suamiku. Ajaib kubilang. Dan MasyaAllah inilah misteri Illahi itu.
Tak ada yang menyangka aku bakal menikah dengan Mas Adin. Orang yang sama sekali tak pernah terbesit dalam benakku. Sekalipun. Kami sama sekali tidak kenal. Kenal hanya melalui biodata dan nadzor sekali. Dan kuasanya Allah, Allah mencondongkan hatiku padanya. Meski saat itu yang terpikir adalah semoga Allah ridho. Aku serahkan semuanya sama Allah. Itu saja.
Cinta. Aku menikah tanpa cinta. Mungkin ini benar adanya. Aku percaya bahwa Allah lah kelak yang akan menumbuhkan cinta. Dan, benar. Allah telah menumbuhkan cinta diantara kami. Cinta yang tanpa PHP. Ah, jadi gini rasanya dicintai.
Tanggal 5 April 2018 adalah hari bersejarah dalam hidupku. Hari kami melangsungkan pernikahan yang sederhana.
Kemudian 40 mggu kemudian bayi mungil kami lahir ke dunia. Khonsa Naila Sabiha. Tepatnya tanggal 11 Januari 2019. Kaya lagunya gigi. Tanggal itu adalah tanggal yang direquest Onty ke Allah. Doa Onty diijabahi. Ah, jadi begini rasanya punya anak. Sesuatu yang sangat kusyukuri mendapatkan suami Mas Adin. Love you Mas.
Btw kalau Mas Adin suatu saat baca ini. Aku penasaran apa reaksianya. Ah, kurasa datar saja. Tapi its ok. Aku paham. Pernikahanku memang bukan pernikahan cinderela.
Sudah dulu merekam jejaknya.
Bicara soal jodoh. Memang jodoh itu misteri. Kita tidak tahu kapan ia datang. Datang tanpa mengetuk. Dan ketika ia datang, samua berjalan begitu mulus. Aral melintang tentu ada namun semua terasa mudah. Itulah ajaibnya. Seperti pertemuanku dengan jodohku yang sekarang jadi suamiku. Ajaib kubilang. Dan MasyaAllah inilah misteri Illahi itu.
Tak ada yang menyangka aku bakal menikah dengan Mas Adin. Orang yang sama sekali tak pernah terbesit dalam benakku. Sekalipun. Kami sama sekali tidak kenal. Kenal hanya melalui biodata dan nadzor sekali. Dan kuasanya Allah, Allah mencondongkan hatiku padanya. Meski saat itu yang terpikir adalah semoga Allah ridho. Aku serahkan semuanya sama Allah. Itu saja.
Cinta. Aku menikah tanpa cinta. Mungkin ini benar adanya. Aku percaya bahwa Allah lah kelak yang akan menumbuhkan cinta. Dan, benar. Allah telah menumbuhkan cinta diantara kami. Cinta yang tanpa PHP. Ah, jadi gini rasanya dicintai.
Tanggal 5 April 2018 adalah hari bersejarah dalam hidupku. Hari kami melangsungkan pernikahan yang sederhana.
Kemudian 40 mggu kemudian bayi mungil kami lahir ke dunia. Khonsa Naila Sabiha. Tepatnya tanggal 11 Januari 2019. Kaya lagunya gigi. Tanggal itu adalah tanggal yang direquest Onty ke Allah. Doa Onty diijabahi. Ah, jadi begini rasanya punya anak. Sesuatu yang sangat kusyukuri mendapatkan suami Mas Adin. Love you Mas.
Btw kalau Mas Adin suatu saat baca ini. Aku penasaran apa reaksianya. Ah, kurasa datar saja. Tapi its ok. Aku paham. Pernikahanku memang bukan pernikahan cinderela.
Sudah dulu merekam jejaknya.
Minggu, 08 Januari 2017
Om Telolet Om dan Kado Tahun Baru
Pagi itu, selepas mengantar adek saya di pangkalan bus, saya melihat anak - anak itu berdiri di pinggir jalan. Baju olahraga berwarna kuning hitam menandakan mereka akan berolahraga. Namun, betapa tercenangnya saya ketika saya melihat tingkah mereka. Terlihat dari jauh, salah satu anak itu berkelakuan tidak sesuai umurnya. Gleleng. Begitu pikir saya. Dan ketika sepeda motor saya telah mendekat dengan anak - anak itu sebuah bus melaju dari arah berlawanan, serempek mereka berteriak "om telolet om."
Saya tersenyum kecut.
Latahnya anak - anak dengan om telolet om, dalam pandangan saya bukan semata kesalahan anak - anak itu saja. Ah, ini benar - benar sistemik. Sebuah sajian yang selalu terhidang di negeri ini. Saya seperti sudah muak dengan ini. Orang - orang terlalu reaktif dengan hal yang viral. Tanpa pernah mau menimbang apakah itu memberikan keberkahan pada hidupnya.
Sebuah bingkisan penutup diakhir tahun.
Dan, kemuakan itu kembali menyerang saya ketika kabar kenaikan tarif listrik, stnk, dan bahan bakar. Ah, kenapa kami rakyat jelata yang harus selalu menderita.
Dari sisi manapun, kami yang akan menderita.
Kamis, 15 Desember 2016
Cilok Cinta untuk Moe (Sebuah Tutorial)
Cilok cinta. Cilok produk gagal itu tersusun acak di atas piring. Rumi memandanginya dengan lesu. Perutnya telah penuh dengan cilok.
Pada percobaan yang ke delapan belas ini, lidah Rumi belum juga merasai rasa cilok seperti milik bang Toga.
"Ayam aja tidak doyan. Malah pateng glinding. Pithikke do wedi." begitu komentar Ibu Rumi dengan cilok percobaan ke tujuh belas.
Bentuk cilok yang gagal kali ini juga sangat mengerikan. Tadi Rumi salah memasukkan kanji dulu ke dalam kaldu panas sehingga kanji bergumpal - gumpal. Awalnya, Rumi ingin menyudahi percobaannya pada titik ini, akan tetapi wajah ibu dan Moe muncul tiba - tiba.
Ibu pasti bakal ngomel seharian jika Rumi menyia - nyiakan bahan makanan. Sementara Moe .... Dia .... Rumi tersenyum kecil.
Moe, adalah lelaki yang diam - diam Rumi sukai. Lelaki yang suka cilok. Cilok buatan Bang Toga. Moe selalu menunggu Bang Toga lewat depan rumahnya di gang 21. Ia selalu membeli cilok buatan Bang Toga. Rumi jadi ikut - ikutan membeli cilok Bang Toga. Rumi menjadi iri. Jika Bang Toga bisa mendapat perhatian dari Moe, tentu Rumi juga bisa.
Rumi merahasiakan perasaannya dari ibu, terlebih abah. Jangan bayangkan abah adalah sosok yang diktator dan kasar. Abah Rumi adalah abah yang bijak. Jika tahu Rumi diam - diam menyukai Moe, bisa saja Abah datang ke rumah Moe dan memintanya menikahi Rumi. Karena umur Rumi memanga sudah tidak muda lagi. Dan hal itulah yang paling Rumi takutkan.
Sampai produk gagal Rumi yang ke delapan belas, Rumi masih yakin bahwa Moe sama sekali tidak tahu keberadaannya, termasuk nama. Padahal mereka satu gang. Poor Rumi.
Rumi memang baru dua bulan pindah ke gang 21. sebuah gang yang padat. Kalau masuk gang itu, kamu tidak akan menemukan sela antara satu rumah dengan rumah lainnya.
Cara membuat deskripsi blog saat share di facebook
Buat teman - teman yang doyan share artikle blog di facebook tetapi tampilan yang muncul hanya judul tanpa deskripsi bisa diatasi dengan sedikit otak -atik. Masih bingung?
Saat kita share di facebook, artikel yang muncul adalah gambar kemudian di bawahnya ada judul dan deskripsi isi postingannya. Berikut saya tampilkan salah satu contoh blog mbak Haya Aliya Zaki.
Untuk mbak Haya maaf asal pasang saja gambarnya, misal mbak tidak berkenan akan segera saya ganti. (Sebenarnya untung juga mbak, promosi gratis, hehehe)
Cara yang saya tuliskan ini bukan pyur dari isi kepala saya sendiri, melainkan hasil belajar dari banyak suhu yang bertebaran di dunia maya.
#Percoban Pertama (Edisi Gagal)
Pada percobaan pertama ini saya akui masih mengalami kegagalan. Namun, tidak dikatakan belajar jika tidak pernah mengalami kegagalan. Ya nggak sob.
1. Buka blog, kemudian pada bagian template pilih edit html
1. Buka blog, kemudian pada bagian template pilih edit html
2. Carilah kode seperti gambar di bawah ini,
jika tidak ada letakkan kode dibawah ini dibawah head
<b:if cond="data:blog.url == data:blog.homepageUrl"><meta expr:content='data:blog.title + " isikan di sini description tambahan"' name='og:description'/ ><b:else><meta expr:content='data:blog.pageName + " isikan di sini description tambahan"' name='og:description'/ ></b:if>3. langkah selanjutnya adalah buka fb kemudian masuk ke debug
Lanjut pada percobaan ke dua, mudah -mudahan tidak gagal
# Percobaan kedua tunggu postingan selanjutnya
bersambung ^-^
Senin, 29 Agustus 2016
Menjahit: Hobi yang Menghasilkan Uang
Menjahit
Sejak saya masih
duduk di bangku sekolah Menengah Atas saya sudah sering mengobrak – abrik buku
emak saya: buku menjahit. Dan sejak saat itu pula baju – baju saya, emak saya,
bapak saya dan baju-baju bekas yang ada di lemari menjadi sasaran saya untuk
berkreasi. Walhasil jadilah baju aneh – aneh dan produk gagal. Endingnya saya
pasti kena omelan kedua orang tua saya. Namun demikian tak pernah menyurutkan
niat saya untuk belajar menjahit. Hahaha. Singkat cerita, saya telah menemukan
passion saya yakni menjahit khusus gamis.
Ada anggapan
bahwa menjahit itu hanya untuk orang – orang yang memiliki bakat. Saya bilang
angggapan ini salah dan tidak mendasar. Orang yang mengatakan hal tersebut
hanyalah orang yang MALAS. Karena prakteknya pekerjaan menjahit, mulai dari pengukuran,
pemotongan, menjahit, sampai finishing itu dapat dikerjakan. Saya telah melalui
semuanya. Udah deh hapus anggapan buruk tersebut. Anggapan semacam itu biasanya
datang dari bisikan setan yang menginginkan kita bermalas – malasan. Mau terus
jadi temennya setan, yaudah ikutin aja terus anggapan tersebut. Kalau saya mah
ogah. Saya bukan bermaksud untuk menggurui atau semacamnya, ini adalah murni
opini saya. Jika tidak berkenan, skip aja.
Hobi yangmenghasilkan uang
Hingga postingan
ini saya terbitkan, saya telah menghasilkan beberapa ratus ribu dari menjahit
khususnya menjahit gamis. Lumayan buat uang saku dan beli paket data. Jadi buat
kamu yang memiliki passion tertentu aka hobi tertentu, saran saya terus asah
hobi tersebut hingga kamu mahir di hobimu itu. Dan saya yakin uang itu akan
mengikuti. Kalau kata saya, uang itu akan mengikuti orang yang kreatif ketika
usaha selalu menyertainya.
By the way,
barusan saya iseng serching terkait menjahit, melalui Wikipedia dikatakan kalau
penjahit pakaian pria disebut tailor sedangkan modiste sebutan untuk penjahit
pakaian wanita. Sumpah, aku baru tahu kali ini. Mungkin ke depan aku ingin buat
brandku sendiri: Naki Modiste.
Selasa, 10 Mei 2016
Majalah Kawanku Online Ngadaain Kuis berhadiah Novel (DL 13 Mei & 1 Juni)
Assalamu'alaikum. Pagi semua ... ^_^
Pada postingan kali ini saya ingin ngeshare Kuis berhadiah Novel Gratis dari Majalah Kawanku Online. Pas banget buat kamu yanng suka menguji peruntungan dalam hal gretongan. Tak usah malu juga kali .... Banyak temannya. hehe ....
KUIS BERHADIAH 10 NOVEL PINKLUV KARYA TISA TS (DL 13 MEI)
Novel PinkLuv adalah sebuah novel yang mengajak pembacanya untuk menyelami makna cinta dan bagaimana cara menikmati cinta itu bagi para remaja. Meskipun begitu, novel ini tidak akan membuat kamu jadi ahli soal cinta lho. Yang pasti, novel ini akan membawa kamu ngerasaain yang namanya baper dan menikmati masa ke-baper-an tersebut.
Syarat dan Ketentuan
- Tulis "pengalaman paling baper atau penngalaman PHP paling nyesek yang pernah kamu alami". Atau buat kamu yang nggak pernah merasakan kedua hal tersebut bisa menulis jawaban pertanyaan ini "Manakah yang lebih berbahaya antara Baper atau PHP?"
- Tulis jawaban kamu di kolom koment Facebook DISINI
- Tulis juga data diri kamu seperti nama, usia, kota, akun twitter, alamat email, dan akun Facebook
- Satu pesertabisa menulis lebih dari satu jawaban berbeda.
HADIAH
10 Jawaban Terbaik akan mendapatkan novel Pinkluv dari penerbit Loveable.
DEADLINE
13 Mei 2016
PENGUMUMAN PEMENANG
Pemenang akan diumumkan dua minggu setelah kuis tersebut ditutup.
KUIS BERHADIAH 10 NOVEL MARSHMALLOW KISS KARYA MUTI SIAHAAN (DL 1 JUNI)
Syarat dan Ketentuan
- Tulis "pengalaman PDKT dengan gebetan yang tak terlupakan".
- Tulis jawaban kamu di kolom koment Facebook DISINI
- Tulis juga data diri kamu seperti nama, usia, kota, akun twitter, alamat email, dan akun Facebook
HADIAH
10 Jawaban Terbaik akan mendapatkan novel Marshmallow Kiss dari penerbit GPU
DEADLINE
1 Juni 2016
PENGUMUMAN PEMENANG
Pemenang akan diumumkan bulan Juni 2016
Kamis, 05 Mei 2016
TIPS DAPAT IDE MENULIS DARI SURAT KABAR
Bolehlah saya mengutip sebuah perkataan seorang penulis profesional yang memiliki puluhan buku bahwa:
"Ide itu bisa datang dari mana saja tergantung kepekaan kita, bahkan suara kentut pun bisa jadi tulisan. Tetapi yang terpenting ketika ide itu muncul segera menggarapnya."
Belajar dari kata - kata menohok tersebut, saya ingin berbagi Satu Tips mendapat Ide Menulis dari tutur dosen adik saya. Kebetulan adik saya kuliah di jurusan sastra sehingga dikit - dikit saya juga menimba ilmu darinya.
Singkat cerita, Ide itu bisa digali surat kabar. Di surat kabar banyak sekali kejadian yang bisa dikembangkan dengan daya imajinasi.
Dan benar saja, semalam saya membaca satu cerita. Sebagai peminat cerita saya dengan mudah menilai tulisan adik saya dengan masukan bla bla bla .... Tapi kalau saya ditantang untuk menulis, ya saya mikir - mikir dulu. sudah lama saya vakum menulis. Bahkan untuk sekedar menulis status. So, mungkin dari postingan kali inilah saya ingin kembali menulis.
-----------------------------------------------------
-----------------------------------------------------
Terima kasih adekku, ceritamu malam itu mengembalikan ruh menulisku yang tertidur. Dan untuk dosenmu yang tak pernah aku tahu wajahnya.
MeteoLove
Aku percaya kalau
Rama akan datang bersama hujan meteor. Itu yang sudah ia janjikan. Janji itu selalu
terngiang dalam ingatan.
Tiga hari lagi,
hujan meteor phoenicids diperkirakan akan terjadi. Dan hari itu, sudah lama
kunantikan. Di bukit bintang, kami akan bertemu.
Aku akan datang
dengan memakai longdress hijau, warna kesukaan kami berdua. Kami memang
memiliki banyak kesamaan. Langit, bintang dan bukit. Kenapa bukit? Sebab Ramalah
aku mulai menyukai bukit, mencintai malah.
Aku benci bukit
seperti membenci abah, begitu aku menyebut kakek. Abah pergi ke Suroloyo,
puncak tertinggi Pegunungan Menoreh, meninggalkan Iyung sendiri. Iyung sebutan
untuk nenekku. Semua orang akan meninggalkan alasan ketika mereka pergi. Namun
abah, ia sama sekali tidak meninggalkan alasan kepada iyung, aku dan ibu. Abah
pergi begitu saja. Sepeninggal Abah, Iyung tampak melakukan aktivitas seperti
biasa. Menganyam mendong dari subuh hingga menjelang asar. Iyung ikhlas melepas
Abah pergi.
“Iyung, tidak
mencari abah?”
“Abah pergi dengan
kemauannya sendiri, untuk apa dicari.” Ucap Iyung datar. “Lagipula semuanya
akan pergi.” Ini ke dua puluh satu kali Iyung menjawab dengan jawaban yang
sama. Aku mulai hafal di luar kepala kalimat Iyung.
“Iyung ....”
Aku mulai tidak
tahan melihat Iyung yang berpura – pura tidak terjadi apa-apa. Dalam hati, aku
yakin, Iyung merasakan kesedihan yang dalam.
Dengan berbekal
kenekatan dan secarik alamat di atas kertas buram yang pinggir-pinggirnya sudah
di makan ngengat aku mengendarai maticku. Abah harus ketemu, batinku. Aku harus
mencari tahu kenapa Abah pergi.
Sejak motorku macet
dan aku mesti mendorongnya agar sampai di rumah Abah. Aku memanggil kakekku
dengan sebutan abah. Hari itu untuk pertama kalinya aku ke Suroloyo, puncak
tertinggi pegunungan Menoreh. Rute menanjak dengan jalan berliku, kanan – kiri
tebing yang curam.
Sejak abah berpisah
dengan iyung, abah memilih tinggal di Suroloyo, tanah kelahirannya. Iyung
adalah sebutanku untuk nenek.
Bersambung ...............
Selasa, 08 Desember 2015
Bukan Sekedar Pemberian
"Seperti malaikat." begitu gumam saya ketika orang asing itu hilang dari pandangan saya dan adik saya.
Sore itu saya dan adik saya berbelanja ke sebuah toserba di daerah Srandakan. Untuk sampai ke toserba tersebut saya harus melewati sebuah jembatan Progo yang panjangnya 500 an meter. Naasnya motor saya mogok di tengah jembatan.
Saya turun dan mencoba untuk tenang. Saya lihat kondisi motor saya. Ternyata motor saya rantainya lepas. Seumur - umur ini adalah untuk pertama kalinya terdampar di jembatan saat kumandang adzan. Kalau musti dorong bisa samapai isya baru sampai di rumah. Tapi masalahnya, motornya benar - benar terhenti. Rantai yang lepas tersendat sehingga motor tidak bisa berjalan. Ya Allah, beri saya jalan keluar, do'a saya dalam hati. Bukankah do'a orang teraniaya selalu dikabulkan, begitu kata guru ngaji saya.
Adik saya jelas tak bisa diandalkan. Namun dia cukup membantu menenangkan saya dengan memberikan solusi yang saat itu saya yakini cukup solutif.
"Telpon Kang Sam saja." kata adik saya. Kang sam adalah sepupu saya yang bisa mbengkel.
"Please deh, pulsaku kan sudah dipaketin." jawab saya sedikit sewot. "Sms sana dek!"
Adik saya nyengir keledai.
"Masa aktifku habis."
Gubraaakkk.
"Nih. Smsin. Aku mau coba benerin, siapa tahu bisa." Saya menyodorkan hanpdone saya.
Adik saya meraih handphone saya sembari bertanya "Smsnya gimana?"
"Aish, suruh kesini saja, motor mancet, rantai lepas."
Kang Sam tidak juga membalas sms. Kemana ya dia? Kalau lama - lama berhenti di jembatan pas waktu maghrib seperti ini, bawaannya horor. Di Jembatan yang menghubungkan kulon Progo dan Srandakan ini terkenal banyak yang pasang (semacam sesaji untuk pesugihan gitu). Ngerii.
Namun, beberapa saat kemudian ada seorang bapak - bapak berhenti di depan motor kami. Ia menghampiri motor saya dan berjongkok di samping motor tanpa suara. Diam seribu bahasa. Biasanya kalau orang normal, ia akan bertanya kenapa? Aneh memang. Saya pun sulit melihat wajahnya. Selain kondisi hari sudah gelap, juga helm yang dikenakannya menghalangi wajahnya.
Dalam lima menit, ia selesai memperbaiki motor saya. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih. Namun, lagi - lagi bapak itu tidak mengeluarkan suara.
Alhamdulillah, meskipun saya tidak tahu bapak itu, baik wajah maupun nama, semoga Allah selalu menambah kebaikannya yang banyak.
"Bapaknya keren ya mbak." kata adik saya selepas motor melaju.
"Iya, seperti malaikat." jawab saya.
"Mungkin ini yang namanya keajaiban sedekah."
Alhamdulillah, meskipun saya tidak tahu bapak itu, baik wajah maupun nama, semoga Allah selalu menambah kebaikannya yang banyak.
"Bapaknya keren ya mbak." kata adik saya selepas motor melaju.
"Iya, seperti malaikat." jawab saya.
"Mungkin ini yang namanya keajaiban sedekah."
"Iya, mungkin."
Saya dan adik saya saat itu memang sedang tertulari kebaikan yang Yusuf Mansur katakan dalam acara TV Chatting dengan YM. Saya dan adik saya senantiasa berusaha melakukan apa yang beliau katakan dan yang berhasil saya pahami.
"Berikanlah sedekah terbaikmu di saat sulit maupun lapang. Yakinlah Allah akan memberikan rizki yang tak disangka - sangka."
Dan beberapa kali memang saya mengalaminya, sebuah keajaiban, bukan sekedar pemberian.
"Tulisan ini diikutsertakan pada Monilando's Giveaway: Spread The Good Story"

Jumat, 13 November 2015
Pemenang Bulanan Kontes Blog HG Shampo
Alhamdulillah, berkat doa orang tua dan teman -teman semua, saya akhirnya mendapat kesempatan memenangkan Kontes Blog HG Shampo sebagai pemenang bulanan. Lomba itu sampai postingan ini dirilis masih berlangsung. Lomba Kontes Blog HG sampo ditutup tanggal 25 November. So mari merapat, meramaikan lombanya dan dapatkan hadiahnya.
Ada satu pelajaran yang bisa saya ambil dari pengalaman ini.
"Allah itu sesuai persangkaan hamba-Nya"
Kalimat tersebut selalu diajarkan oleh musrifahku, yang kerap terlupa seiring waktu bergulir. Dan kalimat tersebut tiba - tiba teringat kembali siang itu. Dari awal aku mengikuti kontes blog itu, aku sudah yakin dan berprasangka bahwa aku bakal menang, sekalipun hanya pemenang bulanan. Dan Allah mengabulkan doa dalam senyapku. Alhamdulillah.
Pada tanggal 5 Nov saya iseng -iseng buka email, dan betapa senangnya saat dapat email bahwa adalah pemenang bulanan. Email di kirim tanggal 2 Nov. Saya khawatir kalau paket hadiahnya tidak jadi akibat saya telat membalas emailnya.
Awalnya saya kira saya bakal nunggu sekitar sebulan sampai paket hadiah itu dikirim. Tak tahunya kemarin pas tanggal 12 November 2015 paket itu datang sekitar jam 1 siang. Senangnya.
Awalnya saya kira saya bakal nunggu sekitar sebulan sampai paket hadiah itu dikirim. Tak tahunya kemarin pas tanggal 12 November 2015 paket itu datang sekitar jam 1 siang. Senangnya.
Label:
Asyiknya Ngeblog,
blog competition
Lokasi:
Indonesia
Selasa, 10 November 2015
Agar Anak Rajin Shalat Sejak Dini
Usia Dini merupakan masa yang potensial bagi anak. Masa yang berlangsung di bawah usia 7 tahun itu sebagai golden age yaitu masa keemasan bagi tumbuh kembang anak. Sungguh, tidak ada masa yang lebih peka selain masa tersebut. Masa ini ibarat seperti fondasi untuk membangun rancangan masa depan anak.
Masa Golden Age menurut para ahli merupakan periode perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial emosional meningkat dengan cepat. Sehingga pendidikan pada masa usia dini akan berimplikasi terhadap kecerdasan dan karakternya di masa depan.
Maka tidak heran jika pendidikan usia dini mendapat perhatian yang cukup banyak di seluruh dunia. Dalam islam sendiri, sangat memperhatikan pendidikan usia dini tersebut terutama dalam konteks pendidikan akidah dan ibadah dalam lingkungan keluarga.
Terkait dengan hal tersebut, Allah berfirman dalam surat Al Luqman ayat 17 - 19,
¢Óo_ç6»t ÉOÏ%r& no4qn=¢Á9$# öãBù&ur Å$rã÷èyJø9$$Î/ tm÷R$#ur Ç`tã Ìs3ZßJø9$# ÷É9ô¹$#ur 4n?tã !$tB y7t/$|¹r& ( ¨bÎ) y7Ï9ºs ô`ÏB ÇP÷tã ÍqãBW{$# ÇÊÐÈ
17. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia)
mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan
bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu
Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
wur öÏiè|Áè? £s{ Ĩ$¨Z=Ï9 wur Ä·ôJs? Îû ÇÚöF{$# $·mttB ( ¨bÎ) ©!$# w =Ïtä ¨@ä. 5A$tFøèC 9qãsù ÇÊÑÈ
18. dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena
sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya
Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
ôÅÁø%$#ur Îû Íô±tB ôÙàÒøî$#ur `ÏB y7Ï?öq|¹ 4 ¨bÎ) ts3Rr& ÏNºuqô¹F{$# ßNöq|Ás9 ÎÏJptø:$# ÇÊÒÈ
19. dan sederhanalah kamu dalam berjalan[1182] dan lunakkanlah
suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
[1182] Maksudnya: ketika kamu berjalan, janganlah terlampau cepat dan
jangan pula terlalu lambat.
Ayat di atas menerangkan ihwal pendidikan anak pada usia dini terutama pendidikan akidah seperti pengenalan syahadat, rukun iman, serta pengajaran ibadah seperti shalat, puasa, dan ibadah lainnya. Pengenalan dan pembiasaan sejak dini menjadi tanggung jawab orang tua. Mereka dituntut untuk memberikan pendidikan akidah dan ibadah sejak dini.
Sejak dini, anak semestinya sudah diajari tentang cara mencintai shalat, baik belajar dalam konteks gerakan, bacaan shalat ataupun syarat dan rukun lainnya. pada prinsipnya, pembelajaran shalat pada anak usia dini merupakan proses pembiasaan, bukan atas dasar kewajiban.
Oleh karena itu, ada beberapa langkah yang bisa orang tua lakukan agar anak mencintai hingga rajin Shalat sejak usia dini, diantaranya:
- Jadilah teladan yang baik
- Sering -seringlah diajak Shalat
- Buatlah Suasana yang Nyaman
- Jangan pernah memaksa
- Jangan membanding - bandingkan
- berilah Apresiasi yang pantas
- Latihlah secara bertahab
Langganan:
Postingan (Atom)












